Mendigitalisasi Pesona Curug Putri, Surga Tersembunyi di Tanah Pandeglang.


Traveling With a Purpose_Mendigitalisasi Pesona Curug Putri, Surga Tersembunyi di Tanah Pandeglang

Halo Sobat Firman’s Update …

“Traveling – It leaves you speechless, then turns you into a story teller.”

∼ Ibn Battutah, The Travels of Ibn Battutah ∼

That’s exactly what I always felt after traveling, I felt great and glad when I did it. Ya! Siapa yang tidak setuju dengan quote tentang traveling dari Ibn Battutah tersebut? Seorang tokoh ‘real traveler’ asal Maroko yang berkelana menjelajah Dunia Islam, mulai dari Afrika, Asia hingga Eropa pada abad ke-14 Masehi.

Saya pribadi tentunya sangat merasakan apa yang beliau maksud dalam quotenya. Traveling selalu membuat kita speechless, tak mampu berkata-kata ketika melihat suatu keindahan dan merasakan kebahagiaan saat traveling. Namun setelahnya, memori itu membekas dan seketika memberikan inspirasi berjuta-juta kata dalam pikiran lalu merangkainya menjadi sebuah cerita yang bermakna. That’s what I call a story teller. And all this time, I did it with full of joy, pleasure and happiness. 🙂

Oh iya guys, ngomong-ngomong bagaimana liburan akhir tahun dan tahun baru kalian? Traveling ke destinasi baru? Berkumpul bersama orang-orang tersayang? Atau justru dua-duanya, traveling dan berjelajah bersama orang tersayang? Apapun itu, semoga puas dan menyenangkan ya .. 🙂

EXPLORE THE HIDDEN PARADISE OF BANTEN

20171227020539_IMG_6398

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang pengalaman saya ketika Explore Banten dan mengunjungi salah satu spot surga tersembunyi di tanah Banten pada liburan akhir tahun kemarin. Pernahkah kalian bepergian ke daerah Banten? Bagi yang sudah, ke daerah manakah kalian berkunjung? Tangerang? Serang? Cilegon? Lebak? Pernahkah menginjakkan kaki di Kabupaten Pandeglang? 🙂

Ya, Pandeglang. Salah satu kabupaten yang berada di provinsi paling barat pulau Jawa ini menjadi pilihan destinasi saya pada liburan kali ini untuk traveling dan mengeksplor spot-spot wisata yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Pandeglang selama ini terkenal sebagai daerah yang historis, patriotis dan agamis. Sebutan ini tentunya terbentuk berdasarkan bentangan sejarah yang panjang sejak dahulu kala. Tetapi selain itu, Pandeglang pun terkenal akan kekayaan alam dan keanakeragaman pilihan tempat wisatanya. Sebut saja Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Peucang, Pantai Tanjung Lesung, Pantai Carita, Pemandian Air Panas Cikoromoy dan lain sebagainya.

Lalu, spot traveling apa sih yang saya cari di Pandeglang?

Dari deretan nama-nama spot wisata yang terdapat di Pandeglang, mungkin belum banyak orang yang mengetahui tentang keberadaan salah satu spot wisata yang sudah lama berada dalam wishlist traveling saya ini. 🙂 Spot wisata yang semakin hari, semakin dikenal banyak orang ini memang terletak di lokasi yang cukup tersembunyi di antara rimbunnya Taman Hutan Raya. Surga tersembunyi itu bernama Curug Putri. 

TERPUKAU PESONA CURUG PUTRI

Curug Putri

Curug Putri terletak di kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA) Carita, Pandeglang, Banten. Curug Putri ini merupakan destinasi tersembunyi di Pandeglang. Spot wisata ini memang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat, mungkin hanya familiar di kalangan traveler dan pemuda-pemudi provinsi Banten. Selain lokasinya yang memang masih cukup sulit dijangkau, keberadaan obyek wisata dengan nama yang sama membuat para traveler sedikit bingung dan rancu. Pasalnya, di Pandeglang memang ada dua nama Curug Putri, yang pertama terletak di lereng gunung Pulosari, sedangkan yang kedua adalah Curug Putri di Carita ini.  

20171227034308_IMG_6492

Walaupun namanya curug alias air terjun, tetapi yang paling mendominasi di Curug Putri ini adalah aliran sungainya. Jadi, Curug Putri ini memiliki air terjun yang mempunyai kolam dan airnya mengalir. Nah, kolam dan sungai di Curug Putri ini mengalir di dalam celah sempit diantara tebing batu yang tinggi. Dengan kondisi yang seperti ini, jadi sedikit mengingatkan kita kepada Green Canyon Pangandaran yang juga memiliki karakteristik serupa, apalagi ditambah dengan kegiatan yang ditawarkan di tempat ini, seperti Body Rafting dan berenang. Yang membedakan hanyalah lebar sungainya, di Curug Putri ini sungainya relatif lebih sempit dibandingkan Green Canyon Pangandaran. So, tidak heran bila banyak orang yang terpukau dan akhirnya menyebut Curug Putri ini sebagai The Little Green Canyon.

Curug Putri

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Berkat keindahan alam dan daya tarik yang memukau yang dimiliki Curug Putri ini, serta lokasinya yang cukup tersembunyi di antara lebatnya Taman Hutan Raya Banten, sepertinya tidak berlebihan jika saya menyebutnya sebagai The Hidden Paradise of Banten.

HOW TO TRAVEL TO LITTLE GREEN CANYON

CURUG PUTRI DENAH

Untuk dapat sampai ke destinasi Curug Putri atau Little Green Canyon ini, kita bisa lalui tiga pilihan rute, jika kita start dari Jakarta dan sekitarnya, yaitu:

  1. Jakarta-Tangerang-Serang-Cilegon-Anyer-Carita
  2. Jakarta-Tangerang-Serang-Pandeglang-Carita
  3. Jakarta-Tangerang-Rangkasbitung-Pandeglang-Carita

Kebetulan pada saat traveling kemarin, saya sedang berada di Rangkasbitung karena sehari sebelumnya saya berkeliling mengeksplor Kabupaten Lebak. Jadi, saya memilih rute yang ketiga dan memilih rute yang pertama ketika perjalanan pulang. Perjalanan menuju ke Carita melalui ketiga jalur tersebut sudah didukung dengan akses jalan yang cukup baik, aspal dan juga cor. Jika kita menggunakan Google Maps, kita bisa dengan mudah menemukan gang masuk dari jalan raya Carita-Anyer (pinggir pantai) menuju ke Curug Putri.

CURUG PUTRI PAPAN ARAH

Jika menggunakan motor, kita akan lebih cepat ke lokasi parkir motor wisata Curug Putri karena bisa mengambil jalan pintas (jalan setapak) sehingga bisa menghemat waktu dibandingkan dengan yang menggunakan mobil, apalagi parkiran mobil juga terletak lebih jauh dari pintu masuk untuk memulai tracking atau hiking. Beruntunglah bagi yang menggunakan sepeda motor karena bisa masuk sampai tempat parkir jalur tracking. 🙂

Setelah parkir motor dengan membayar Rp. 15.000, perjalanan selanjutnya ditempuh dengan hiking alias jalan kaki. Melakukan tracking selama 20 sampai 30 menit dengan jalur pendakian vertikal menuju curug yang terjal. Sebelum sampai ke Curug Putri, kita akan lebih dulu melihat dan bertemu dengan Curug Gendang. Kedua curug ini memang berada pada aliran sungai yang sama. Perbedaannya hanya pada penampakan keduanya, Curug Gendang cenderung terlihat seperti air terjun pada umumnya. Jadi, Curug Putri tetap memiliki kesan lebih istimewa. 

Curug Gendang

Puncak Curug Gendang

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Melanjutkan tracking selama 10 menit dengan jalur landai hingga tiba di pos guide. Selanjutnya melewati medan air selama 5 menit sedalam 2 meter menggunakan pelampung bersama guide dengan membayar Rp 15.000. Lalu, tibalah dilokasi Curug Putri. Manfaatkan waktunya sepuas mungkin untuk berendam, berenang dan foto-foto. Untuk biaya masuk ke Curug Putri ini dikenakan Rp. 50.000 per orang, pembayaran biasanya dilakukan di akhir. (Entahlah, nominal ini legal dan berlaku sama kepada semua pengunjung atau tidak)

Curug Putri

Seorang guide di Curug Putri yang menemani dari awal sampai akhir.

Sedikit kekecewaan saya adalah banyaknya guide-guide dari masyarakat sekitar yang memanfaatkan traveler atau pengunjung luar daerah dengan mengadakan biaya tip guide dengan memasang harga yang tidak pasti bahkan cenderung menembak dengan nominal yang tinggi, sehingga menjadi nilai minus di mata saya. Semoga ada perhatian khusus dari pemerintah setempat atau lembaga yang bersangkutan terkait hal tersebut. 

MENDIGITALISASI PESONA SURGA TERSEMBUNYI

Instagram 1

Pada perjalanan traveling saya ke Pandeglang dan Banten kali ini, memang saya sudah berniat untuk menjadikan segala bentuk dokumentasi yang dimiliki sebagai bahan publikasi yang akan saya share di berbagai platform media sosial, blog dan mungkin juga vlog di situs video. Saya hanya ingin apa yang telah saya rasakan pada setiap perjalanan saya ke destinasi wisata seperti Curug Putri ini, dapat pula dinikmati oleh orang-orang yang berencana traveling ke tempat yang memang pernah saya kunjungi sebelumnya. Maka, menyajikannya dalam bentuk digital (upload foto dan info di media sosial, blogging dan vlogging) merupakan cara termudah bagi saya untuk berbagi informasi kepada mereka yang membutuhkan informasi tersebut. Inginnya sederhana, berbagi informasi dan kebermanfaatan. 🙂

Instagram 2

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Di samping itu, digitalisasi pariwisata memang terbukti mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sejak tahun 2014 hingga saat ini. Kebijakan digitalisasi industri pariwisata yang diterapkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya pada tahun 2014 mulai berbuah manis. Dengan diterapkannya strategi digitalisasi, slogan pariwisata Indonesia yaitu Wonderful Indonesia serta banyak destinasi wisata baru sudah mendapatkan pengakuan dunia. Bahkan tahun 2017 ini, Indonesia pun mendapatkan penghargaan terbaru dalam bidang pariwisata oleh salah satu media internasional, The Telegraph yang menobatkan Indonesia sebagai salah satu dari Top 20 Fastest Growing Travel Destination in The World.

juli-2017-kunjungan-turis-asing-meningkat-22-persen-by-katadata

Bagaimana…? Hebat bukan? Begitu besarnya pengaruh budaya digital dalam kehidupan kita saat ini, termasuk dalam mempromosikan pariwisata. Yuk mulai sekarang, jadikan media sosial, blog dan channel situs video yang kita miliki sebagai media untuk mempromosikan destinasi wisata baru surga-surga tersembunyi yang instagramable, facebook-able, youtube-able dan lain sebagainya agar dunia tahu betapa kaya dan indahnya Indonesia. 🙂

Selain untuk menambah pengalaman, mengoleksi album dan dokumentasi pribadi, ataupun mempercantik feeds media sosial, secara tidak langsung mendigitalisasi pengalaman traveling kita ke berbagai platform media sosial dan website juga sangat membantu pemerintah dan negara dalam mempromosikan pariwisata Indonesia ke seluruh dunia. Keren, kan? Ini baru namanya Traveling With a Purpose. 🙂

Selamat Berlibur, Selamat Traveling, Selamat Mendigitalisasi … 🙂

Sumber Referensi:

  1. http://ekonomi.kompas.com/read/2017/12/15/080141126/digitalisasi-dorong-pertumbuhan-pariwisata-indonesia
  2. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2017/09/04/juli-2017-kunjungan-turis-asing-meningkat-22-persen
  3. Curug Putri Tahura Pandeglang – Little Green Canyon of Banten, Vlog oleh Akun Channel Youtube “Gusstrav”
Iklan

11 respons untuk ‘Mendigitalisasi Pesona Curug Putri, Surga Tersembunyi di Tanah Pandeglang.

Jangan Lupa Komen ya....!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s