Produk Berlabel SNI, Bukti Perhatian Pemerintah Melindungi Konsumen dan Meningkatkan Daya Saing


Bangga Memakai SNI Indonesia

Halo Sobat Firman’s Update …

Pernahkah Anda memikirkan tentang mutu dan kualitas barang-barang yang Anda miliki di rumah dan Anda gunakan setiap hari? Sudah memenuhi standar yang telah ditentukan atau belum, telah lulus uji kelayakan atau belum dan lain sebagainya. Pernahkah terpikirkan? 🙂

“The first step is national standards. If we cannot do that, how are we going to use international standards?”

Begitulah ungkapan pertanyaan yang terucap dari Bapak Presiden Indonesia, Ir. Joko Widodo kepada para peserta forum pertemuan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Bali Nusa Dua Convention Center, Februari lalu. Sebagaimana diliput oleh laman website news portal The Jakarta Post.

Saya pun membenarkan apa yang disampaikan oleh bapak Presiden pada forum tersebut. Bagaimana mungkin kita dapat menggunakan standar internasional pada produk-produk dalam negeri tanpa menerapkan standar nasional sebelumnya? Maka dari itu, penerapan standar secara nasional tentunya perlu dilakukan sebagai langkah pertama untuk selanjutnya menuju international standards.

BSN atau Badan Standardisasi Nasional sebagai anggota organisasi standardisasi internasional (ISO, IEC, maupun CODEX), sudah sepatutnya memfasilitasi pelaku usaha dengan menyediakan dan memberlakukan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dibutuhkan pelaku usaha untuk mampu bersaing di pasar global.

APA ITU BSN & SNI ?

Logo BSN.png

SNISNI adalah singkatan dari Standar Nasional Indonesia yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Segala kebijakan dan ketetapan yang diatur oleh BSN berlaku secara nasional.

Sebenarnya penerapan SNI ini pada dasarnya bersifat sukarela. Namun untuk yang berkaitan dengan kepentingan kesehatan, keselamatan, keamanan serta pelestarian fungsi lingkungan hidup (K3L), atau atas dasar pertimbangan tertentu dapat diberlakukan secara wajib. Berdasarkan alasan tersebut maka pemerintah Indonesia melalui Badan Standardisasi Nasional dan Kementerian Perindustrian telah melakukan penerapan beberapa SNI secara wajib.

BUKTI PERHATIAN PEMERINTAH MELINDUNGI KONSUMEN DAN MENINGKATKAN DAYA SAING

Standar Nasional Indonesia atau SNI yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) merupakan bukti bahwa pemerintah sangat perhatian dan serius menangani perkembangan khusus untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk demi melindungi konsumen-konsumen Indonesia dan meningkatkan pangsa pasar negara kita agar tidak kalah bersaing dengan negara-negara lainnya di dunia.

BJ Habibie.png

Sumber : Akun Instagram @bsn_sni

Sebagaimana yang dikatakan oleh Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie, The Founding Father of BSN, pada peringatan ulang tahun BSN ke-20 tahun tanggal 30 Maret 2017 yang lalu, bahwa pemenuhan standar yang diberlakukan kepada produk-produk para pelaku usaha dalam negeri adalah suatu keharusan agar tercapainya tujuan SNI meningkatkan daya saing produk-produk bangsa.

Untuk mampu bersaing di pasar global, tentu sebelumnya para pelaku usaha harus memenuhi standar-standar yang telah ditentukan oleh BSN dengan cara mengikuti proses agar mendapatkan sertifikasi SNI.

Berikut adalah infografi proses yang harus dilalui para pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikasi SNI.

Sertifikat SNI

Sumber : Akun Instagram @bsn_sni

SNI ITU TIDAK HANYA HELM … !

Dokumentasi Pribadi.png

Helm adalah salah satu jenis produk perlengkapan yang saya miliki dan sangat saya perhatikan standar kualitasnya. Sebagai seorang pengendara motor, tentunya saya ingin memiliki helm yang sesuai standar dan memenuhi faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Oleh karena itu, saya memilih produk helm yang telah memiliki label SNI. 🙂

Eittss… Tapi, Berbicara tentang SNI itu tidak melulu tentang Helm lho…

Mungkin sebagian orang Indonesia hanya mengetahui helm sebagai produk yang memiliki label SNI. Apakah Anda juga termasuk salah satunya? 😀

Produk yang sudah berlabel SNI itu banyak jenisnya dan  mungkin juga sering Anda gunakan dalam kebutuhan atau kegiatan sehari-hari tanpa Anda sadari. 🙂

Suatu produk yang sudah memenuhi SNI akan diberi Tanda SNI. Apabila SNI untuk produk tertentu telah diwajibkan, maka produk yang tidak bertanda SNI tidak boleh diedarkan atau diperdagangkan di wilayah RI.  Sedangkan suatu produk  yang berada di luar daftar yang wajib, Tanda SNI berfungsi sebagai tanda bahwa produk tersebut memiliki keunggulan (value added),  tapi tidak melarang peredaran produk sejenis yang tidak bertanda SNI.

Nah, di bawah ini adalah daftar jenis-jenis produk yang sudah diwajibkan untuk memenuhi SNI. (Klik gambar untuk informasi lebih lengkap)

MENGAPA HARUS MEMILIH PRODUK BERLABEL SNI?

Anda pasti masih ragu dan bertanya-tanya dalam hati, mengapa harus memilih produk berlabel SNI?

Perlu Anda ingat baik-baik, SNI ini diterapkan sebagai salah satu upaya perlindungan untuk industri dalam negeri sekaligus perlindungan terhadap konsumen pengguna produk. Produk berlabel SNI tentunya sudah melalui pengujian standar produk dan standar pengukurannya sampai dengan penilaian kesesuaian seperti sertifikasi sistem mutu, laboratorium uji dan kalibrasi hingga peraturan perundang-undangannya sendiri.

Hal tersebut cukup menjadi bukti bahwa SNI benar-benar melindungi konsumen. 🙂

BANGGA MEMAKAI PRODUK SNI

Dapat menggunakan atau memakai produk-produk dalam negeri yang sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia atau SNI merupakan kebanggaan tersendiri bagi konsumen atau pemakainya, termasuk saya sendiri. 🙂

Simak bagaimana penjelasan Si Rino, Maskot terbaru BSN-SNI, tentang kebanggaan memakai produk berlabel atau bertanda SNI.

Terima kasih kepada BSN dan Pemerintah, karena melalui SNI telah memberikan perhatian khusus untuk melindungi para konsumen dan produsen dalam negeri, melestarikan lingkungan serta meningkatkan daya saing negara di pasar global. 🙂 #SNIMelindungiKonsumen

Referensi:

  1. Website Resmi BSN
  2. Akun Media Sosial BSN SNI
  3. The Jakarta Post
  4. Channel Youtube SNI BSN

Note :
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog “Standard Go Blog Competition #SNIMelindungiKonsumen”.

Iklan

6 respons untuk ‘Produk Berlabel SNI, Bukti Perhatian Pemerintah Melindungi Konsumen dan Meningkatkan Daya Saing

    • Fman Firmansyah berkata:

      Eh dikomen Mbak Yuni… Hehehe…
      Jadi ga enak saya… 😀 Makasih mbak sbelumnya sudah mampir di blog saya. 🙂
      Betul juga sih mbak … 😀 BSN harus lebih gencar mensosialisasikan.
      Tapi penyelenggaraan lomba blog sperti ini sangat membantu BSN untuk mengedukasi masyarakat tentang SNI. Mereka pun bilang, akan mengadakan lomba blog SNI secara berkala .. 🙂

  1. ade berkata:

    Mostly, orang hanya mengerti tentang suatu barang/dll yang sudah di “labeli” dengan stiker SNI tanpa mengetahui isi dari SNI pada barang yang telah dilabeli dengan stiker SNI tersebut. Jadi pokoknya ada stiker SNI, berarti aman/baik. Padahal itu bukan merupakan sesuatu yang bisa dibenarkan seutuhnya kalau menurut saya, hehehe. Bagi saya, seenggaknya kita tahu isi dari SNI pada “sesuatu” yang kita sukai.

    Contoh: saya anak motor, jadi seenggaknya tahu laah apa aja sih SNI-nya motor itu..

    Contoh lain (real): Saya ini orang teknik sipil, segala jenis material pasti punya standart entah itu dari SNI, atau standart dari negara lain. tapi bagi saya, waktu kuliah dulu, seenggaknya kita ngerti secara garis besar apa sih yang di “SNI” in dari material tersebut.

    misalkan semen: Santar Nasional Indonesianya itu: semen yang baik itu semen yang tidak menggumpal, semen yang baik itu memiliki butiran yang halus dsb.

    Kurang lebih begitu sih hwehe. maaf mas mengotori kolom komentar di postingan ini. semoga menang! 😉

    • Fman Firmansyah berkata:

      Wah wah… Terima kasih lho Mas Ade.. 🙂
      Sudah berkunjung dan membantu menjelaskan opininya tentang SNI. I’m so thankful.

      Alhamdulillah tulisan ini sudah diapresiasi oleh BSN sebagai juara kedua. 🙂
      Thank you …..

Jangan Lupa Komen ya....!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s